Napak Tilas Soe Hok Gie, 1969 – 2009

napak-tilas-soe-hok-gie-front

Kami adalah kelompok yang pertjaja, bahwa patriotisme tidak dapat ditanamkan hanja melalui slogan-slogan dan djendela djendela mobil. Kami pertjaja bahwa dengan mengenal rakjat dan tanah air Indonesia setjara menjeluruh, barulah seorang dapat mendjadi patriot-patriot jang baik.

– Soe Hok Gie, 1965

Mengapa Soe Hok Gie Naik Gunung?

Soe Hok Gie (1942-1969). Pemikiran dan perbuatannya ternyata masih relevan dan menjadi insiprasi generasi muda Indonesia sepanjang masa. Mengapa dulu Hok Gie naik gunung? Karena di tengah situasi sosial politik yang sudah dikotori dengan kemunafikan dan benih korupsi, dia menemukan kemurnian dan kedamaian yang ia impikan di gunung. Selain itu, ‘bermain’ di alam dan dekat dengan masyarakat adalah wujud nyata cinta tanah air.

Sekarang, bukankah hal yang demikian itu masih relevan?

Kami akan berkumpul untuk mengenang semangat Hok Gie yang saat ini masih relevan.

Dan saat nanti, Desember 2009, tepat 40 tahun meninggalnya Soe Hok Gie, kami –kelompok dan individu penggiat alam bebas, yang beratensi terhadap ide dan pemikiran Hok Gie– berniat berkumpul mengenang dan menyoba memahami lebih dalam ide dan pemikiran Soe Hok Gie.

Semangat yang masih relevan itu harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Momen tersebut penting, karena selain semangat Soe Hok Gie masih relevan di era sekarang ini, kami menyakini bahwa ada satu pesan dari semangat Hok Gie tersebut yang saat ini bisa diaplikasi secara bersama untuk menjadi gerakan sosial (social movement).

Dimana lokasi yang tepat untuk berkumpul?

Kegiatan ini akan dilaksanakan di wilayah Malang, tepatnya di pinggir Danau Ranu Regulo, Desa Ranu Pani, di kaki Gunung Semeru. Pemilihan lokasi yang spesifik ini didasarkan pada karakteristik yang unik dari kota Malang yang dikelilingi oleh gunung-gunung, sehingga banyak tokoh dan kelompok penggiat alam bebas yang lahir di malang.

Mengapa harus di Ranu Pane?

Deretan gunung di Malang tersebut seakan ‘menantang’ Soe Hok Gie dan teman-teman Mapala-UI untuk mendaki Gunung Semeru memperingati lima tahun berdirinya Mapala-UI. Namun bagi Hok Gie, ia seolah ‘menjemput maut’ dalam perjalanan itu. Akibat cuaca buruk dan menghirup gas beracun, Soe Hok Gie menemui ajalnya pada 16 Desember 1969. Turut pula tewas dalam musibah itu Idhan Lubis. Evakuasi dua jenasah dari Puncak Semeru melibatkan hampir semua kelompok dan individu pencinta alam yang ada di Malang dan sekitarnya. Makanya, tidak ada alasan lain untuk tidak menggelar acara ini di Ranu Pani.

Siapa saja sih yang akan berkumpul itu?

Soe Hok Gie boleh pergi, tapi tidak semangatnya, karena itu yang akan kami kenang. Pengertian kami bisa jadi begitu luas, tidak terbatas pada kelompok atau individu pengiat kegiatan alam bebas, tapi juga mereka yang sepaham, punya perhatian, dan terinspirasi dengan ide dan pemikiran Hok Gie. Mereka bisa berasal dari berbagai kalangan: akademisi, artis, budayawan, militer, politikus, wakil rakyat, aktivis HAM, olah ragawan, pengusaha, pekerja kantoran, pegawai negeri, pedagang kecil, petani, buruh, dan lain-lain. Kami juga akan datang dari multigenerasi –mulai dari angkatan 1960an sampai 2000an–, multietnis, multiras, dan multiagama.

Merayakan keberagaman.

Begitu banyak perbedaan, tapi justru itu pula yang akan kami rayakan. Kami memang akan seperti hakekatnya bangsa Indonesia.

Napak tilas dan ‘perkampungan’ di Ranu Pane.

Rangkaian acara akan diwali dengan pendakian napak tilas melalui rute Gubuklakah dan pendakian bersama melalui rute Ranu Pani. Rombongan ini akan mengganti prasasti lama yang sudah rusak, lokasi persisnya akan ditentukan kemudian berdasarkan survei. Tentunya jumlah pendaki akan dibatasi untuk menjaga kelestarian lingkungan Gunung Semeru. Rombongan pendaki akan turun ke desa Ranu Pani untuk bergabung dengan kelompok besar yang telah membuat ‘perkampungan’ di sekitar danau Ranu Regulo dan Ranu Pani.

Aneka rupa pertunjukkan kesenian yang bersahaja.

Ya, memang pada saatnya nanti kawasan yang hening di Ranu Regulo dan Ranu Pani akan menjadi ramai oleh kami. Namun, meskipun kami akan merancang beberapa pertunjukkan kesenian dari berbagai kelompok, kami berusaha untuk tidak mengusik keheningan danau itu. Jadi hanya akan ada musik akustik, pembacaan puisi dan monolog, dan pertunjukkan seni lainnya yang selaras dengan suasana alam sekitar.

Beberapa pertunjukkan yang rencananya akan digelar antara lain:

  • Panggung musik akustik beberapa artis yang punya kepedulian lingkungan
  • Pertunjukkan seni oleh kelompok dari Malang dan sekitarnya
  • dan lain-lain

Festival alam.

Rencana pertunjukkan tersebut hanya yang akan mengisi ‘panggung utama’, dan digelar secara periodik. Ada pula ‘panggung pendukung’ sesuai dengan kelompok peserta yang datang. Jadi ini memang akan seperti festival alam. Perhelatan ini akan berlangsung sepanjang siangsore sampai malam –bahkan mungkin sampai pagi.

Pesan dari semangat Hok Gie: cintai alam dengan tidak menyampah!

Meskipun terlihat sederhana, kami akan mewujudkan pesan Soe Hok Gie berkait kecintaan terhadap lingkungan. Yaitu dengan tidak meninggalkan sampah di seluruh kawasan kegiatan. Sesungguhnya, hal ini tidaklah sederhana mengingat menyampah sembarangan seakan sudah menjadi kebiasaan banyak orang –termasuk bagi kami yang ‘berlebel pencinta alam’. Akan tetapi, apakah kita akan terus merasa nyaman dengan kebiasaan buruk dan merusak  lingkungan itu? Apakah tidak miris melihat sampah berserakan di sekitar kegiatan besar bertema go green?

Nama Kegiatan

NAPAK TILAS SOE HOK GIE 1969-2009
Cintailah kehidupan: Satu pikiran, ucapan, dan perbuatan malang & Ranu Regulo, 13 – 20 Desember 2009.

Bentuk Kegiatan

  1. Napak Tilas ke Puncak Semeru, melalui rute Gubuk Klakah diikuti 25 orang dan pemasangan prasasti sebagai pengganti prasasti lama yang saat ini sudah rusak/patah.
  2. Pendakian Bersama Gunung Semeru melalui rute Ranu Pane, diikuti sekitar 350 orang.
  3. Perkemahan Persahabatan di sekitar Ranu Regulo, dengan kegiatan:Pertunjukkan musik dan seni, Sarasehan dan bincang-bincang reriungan, Permainan luar ruang
  4. Bakti Sosial bagi masyarakat Desa Ranu Pani

Waktu dan Tempat Kegiatan

  1. Napak Tilas dan Pendakian Bersama Gunung Semeru 13 – 17 Desember 2009
  2. Perkemahan Persahabatan di Ranu Regulo, Desa Ranu Pani kaki Gunung Semeru 18 – 20 Desember 2009
  3. Bakti Sosial di Desa Ranu Pani 18 Desember 2009

Peserta Kegiatan

Kegiatan akan ini diikuti oleh kelompok pencinta alam yang berasal dari perguruan tinggi dan umum, individu yang punya atensi terhadap kegiatan alam bebas, dan organisasi atau lembaga yang bergiat di alam bebas, dari berbagai generasi.

Kepanitiaan

Kepanitiaan kegiatan terbentuk dari kerja sama antara komunitas pencinta alam di Malang dan Mapala UI.

Sekretariat Panitia:

Jakarta
Sekretariat mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI)
Gedung Pusgiwa, Kampus UI Depok
Depok 16424, Jawa Barat
Tel. 021 78884872
Email: 40th.gie@mapalaui.info

Malang
Sekretariat Himpunan mahasiswa Pencinta Alam Semesta (HImPAS)
Vignecvara STIE malangkucecwara malang
Jl. Terusan Candi Kalasan, Blimbing
malang 65142, Jawa Timur
Tel. 0341 9925117
Email: info@himpasvignecvara.org

Kontak person:
Ida mayanti 0813 1008 9346
Slamet Handoyo 0878 7811 7475
Yayak m Saat 0811 946 081

Download

File berikut dalam format PDF, silahkan klik kanan dan save as untuk menyimpan ke komputer anda;

44 Komentar di “Napak Tilas Soe Hok Gie, 1969 – 2009”

  1. 1
    Tajid Yakub Says:

    Semoga lancar dan sukses acaranya..

  2. 2
    paijo Says:

    salam damai dan sehat

    saya dan teman2 dari CAMP PURI BUKIT, kelapa dua – depok kebetulan juga bikin acara serupa, tp dengan judul “empat dekade sang demonstran”.

    semoga semua jalannya acara, baik dari mapala UI ataupun organisasi yang lain bisa sukses.

  3. 3
    Tajid Yakub Says:

    Salam juga Paido .. semoga sukses acaranya..

  4. 4
    beruang merah kerinci Says:

    SALAM RIMBA RAYA NUSANTARA

    kami team tikus gunung juga akan kesana semoga ktemu anak mapala ui dsna dan makan sayur asem bareng…

    kode etik

    sayur asem dan sarden

    VIA GLEENMORE

    puncak sejati 25 des 2009

  5. 5
    cipto haryabri Says:

    ayo beruang merah kerinci… ajak rekan2 yang lain.. ramaikan ya..

    jangan lupa registrasi ulang..

    terima kasih..

  6. 6
    ghowied Says:

    selamat apa bila semua rencana bisa dilaksanakan dengan tidak meninggalkan satupun permasalahan.

  7. 7
    IKAPALA (Ikatan Pelajar Pecinta Alam) SMA Negeri 1 Tumpang Kabupaten Malang Says:

    Sobat, kami meminta ijin berita ini dimuat dalam halaman web kami. Agar bisa menjadi referensi kami sebagai sispala, yang masih awam dalam berpetualang. Mengingat salah satu dari anggota kami ada yang terlibat menjadi anggota driver angkutan pendakian semeru, dan terlibat pula untuk mengangkut pendaki ke Ranu Pane. Semoga ijin ini menambah erat tali persaudaraan kita, mohon konfirmasinya

  8. 8
    Nanang Says:

    Salam Rimba…
    Saya ngikut aja deh, biar tmbh semarak…
    Brkt dr Surabays brsm tmn2…

  9. 9
    ida764 Says:

    Rute Menuju Ranu Pane
    1. Dari Stasiun Jakarta Kota naik kereta Gaya Baru Malam Selatan pukul 12.00 siang Rp 33.500,- dan sampai di Surabaya Gubeng pukul 06.00 pagi (di jadwal sih jam 3-an). Dari Surabaya Gubeng bisa naik kereta Panataran Rp 5.000,- kemudian turun di Stasiun Belimbing (biasanya 4 jam sampai di sini). Setelah itu berjalan sekitar 1 km ke Perempatan Blimbing untuk naik Mikrolet berwarna putih jurusan Tumpang seharga Rp 5.000,- s.d. Rp 6.000,-, dan dari Tumpang naik Jeep sampai Ranu Pane dengan kisaran harga Rp 30.000,- s.d. Rp 35.000,-. Jadi, kira2 totalnya Rp 74.000, kalau PP berarti 148.000,-an.

    2. Dari Stasiun Pasar Senen naik kereta Kertajaya pukul 16.00 siang Rp 43.500,- dan sampai di Surabaya Pasar Turi pukul 08.00 pagi. Dari Surabaya Pasar Turi naik bis ke Terminal Bungur Asih/Purabaya Rp 4.000.-, kemudian dari Terminal Bungur Asih naik bis menuju Terminal Arjosari Malang Rp 8.000,-an (ekonomi) atau Rp 15.000,-an (eksekutif). Dari Terminal Arjosari Malang, naik Mikrolet berwarna putih jurusan Tumpang, kemudian dari Tumpang naik Jeep sampai Ranu Pane (perkiraan harga sama dengan rute nomor 1). Kira2 PP jadinya 181.000-an.

    3. Dari Stasiun Pasar Senen naik kereta Matarmaja pukul 14.00 Rp 51.000,- sampai Stasiun Malang pukul 08.00, dan dari Stasiun Malang, naik Mikrolet ABG/ADL/GA/AL menuju Terminal Arjosari Rp 2.500,- s.d. Rp 3.000,-. Dari Terminal Arjosari Malang, naik Mikrolet berwarna putih jurusan Tumpang, kemudian dari Tumpang naik Jeep sampai Ranu Pane (perkiraan harga sama dengan rute nomor 1). Kira2 PP jadinya 180.000-an.

    4. (Intinya): Dari Terminal Arjosari Malang, naik Mikrolet berwarna putih jurusan Tumpang seharga Rp 5.000,- s.d. Rp 6.000,-, dan dari Tumpang naik Jeep sampai Ranu Pane dengan kisaran harga Rp 30.000,- s.d. Rp 35.000,-.

    5. Dari Bandara Juanda di Surabaya, naik Bis ke arah Terminal Bungur Asih/Purabaya. Dari terminal Bungur Asih naik Bis menuju Terminal Arjosari Malang, selanjutnya ikuti rute nomor 1.

    Referensi :
    http://infoka.kereta-api.com
    • pengalaman pribadi
    • masukan teman-teman lainnya…
    • atau kalau lagi iseng juga bisa searching2 di mbah google… 

    *Kalau ada kesalahan mohon maaf, namanya juga manusia (hehehe) dan yang namanya transportasi bisa berubah2 sesuai waktu dan kondisi…kreatif bernegosiasi kayanya keren juga… Smangat!!!

    *Bagi teman-teman yang naik pesawat atau lainnya, mungkin bisa searching2 juga untuk mempersiapkan kepastian berangkat, dana, dan segala macamnya…”

    *Ayo semangat!!!” Jangan lupa baca http://www.mapalaui.info ma http://www.himpasvignecvara.org

    -cheers-
    Ida…

  10. 10
    ida764 Says:

    ayo! ayo! smangat daftar!
    temukan canda, tawa, dan cerita yang penuh makna bersama kita semua…

    kami tunggu kalian di sana!!! :)

  11. 11
    paijo Says:

    @beruang merah kerinci: pilih yg mana, sarden ato sayur asem?? wkwkwkk

    hajaaar……!!!!!

  12. 12
    hayatdin Says:

    semoga sukses pengen bange yak bergabung mudah2an deh

  13. 13
    asig Says:

    sukses acaranya yak…
    semoga masih lahir gie…gie…yg baru,,,

    asig stapala STAN

  14. 14
    hujantanpapetir Says:

    Wah, pas banget selesai UAS. Terbuka untuk umum kan…

  15. 15
    Yudhi Says:

    Avignam Jagat Samagram…!Sampai jumpa di Ranu pane All my Friends..( Yudhi HIMAPALA Bandung )

  16. 16
    KUBU Says:

    GO TO SEMERU

  17. 17
    Rifqi Says:

    Saya beserta tmen dari jember juga pngen ikutan acara ini,,
    Tapi kami ntar langsung menuju Ranupani karena dket dgn kota kami..
    Sampai berjua disana.

    Salam Rimba dari ank2 jember!!!

  18. 18
    cak yo pas Says:

    kalo yg mau lewat lumajang, bareng2 aja ama anak2 pas senduro

  19. 19
    noenkq Says:

    semeru dibuka untuk umum ga ya?????

  20. 20
    ida764 Says:

    @paijo:2-2nya ajah!!!
    @hayatdin: mudah2an bisa bergabung ya… :)
    @asig:tengkyu…salam untuk rekan2 stapala STAN..
    @hujantanpapetir: wuah! pas banget tuh! menghilangkan kesuntukan! terbuka untuk umum juga..
    @Yudhi:C U on Ranu Pane!!! ajak teman2 HIMAPALA Bandung lainnya…
    @KUBU: YUPZ!!!
    @Rifqi: ajak semua anak2 jember!!!
    @cak yo: bisa juga…salam untuk teman2 PAS!
    @noenkq : dibuka untuk umum neh… :)

    so? yu’ mareee!!!

  21. 21
    TEAM ARABASTA Says:

    ARABASTA (anak rimba telusur alam)

    salam via angin alam… untuk semuanya…

    wah mantab tuh kode etiknya >> beruang merah kerinci <<
    sayur asem dan sarden,,, gimana kalau di tambah pisaaaannng. hihihi
    sangat di sayangkan team kami tidak bisa mengikuti acara ini krn agenda tahun ini target ke gunung kerinci…
    tapi tetap dengan semangat soe hok gie kami iringi dengan doa bagi yang mengikuti acara tsb, agar acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses

    REQUEST : tolong sampaikan salam hangat kami ke ranger semeru pak hidayat dan mbak susi di ranu pane… dan salam buat ketua mapala UI yang baru…

    TERIMA KASIH

  22. 22
    David Cemplong Says:

    salam lestari…..
    moga2 aja bisa ngikutin semua acara, coz tgl 19 des ada teman pendaki yg merid di surabaya. apa abis akad nikah langsung di seret ke Ranu Pane ya…?
    sampai jumpa di pane….

    salam rimba……………..buat semua dari Ank2 “MIDORI” SMADA TUBAN
    tq

  23. 23
    apuy205 Says:

    salamrimba!
    salamlestari!
    salam kenal buat smuanya!
    sampe ktemu di ranu pane!
    bERSAMA
    Semangat
    pANTANG
    Menyerah!

  24. 24
    ida764 Says:

    @TEAM ARABASTA : sukses untuk acara di kerinci-nya, bawa aja semangat hok gie ke sana, “cintailah kehidupan:satu pikiran,ucapan, dan perbuatan” konsisten dalam kebenaran…
    Untuk salamnya aku coba sampaikan ya… :)

    @David Cemplong : salam lestari.. kayanya bawa aja ke regulo deh, kan dingin2 gimanaaa gitu…hehehe…

    @apuy205 :
    salam rimba juga!
    salam lestari juga!
    salam kenal juga!
    pastinya C U in pane!

    yang lain, ayo!!! :)

  25. 25
    element_07 Says:

    siap merapat ke tkp gank..

  26. 26
    B-man Says:

    Ky nya enak ne….
    jd inget kmrn thn 2007…
    tancap..!!!
    salam lestari semuanya…!!!

  27. 27
    rogol Says:

    Teman-teman dari Bali juga mau merapat nih

  28. 28
    ida764 Says:

    @element_07 : ditunggu ya!!!
    @B-man : salam lestari juga…!!!
    @rogol : ayo merapat-merapat!!!

  29. 29
    Makky/M-327-UI Says:

    Selamat ulang tahun untuk seluruh anggota Mapala UI.

  30. 30
    ida764 Says:

    Selamat Ulang Tahun juga Bang Makky… :) dan juga rekan-rekan Mapala UI lainnya… Smoga menjadi Smangat 45 yang terbaik untuk kesuksesan kita semua…
    Jaya Mapala UI!!!

  31. 31
    ida764 Says:

    smangat untuk teman-teman panitia… i love u so much!!!
    pesertanya juga…. :)

  32. 32
    Isah Says:

    Semangat untuk yg sdg di Semeru, smg lancar dan cepat pulang. Amin :)

  33. 33
    Heryogie/The Green Ranger Says:

    pengen ikut, tp sayang waktu tidak memungkinkan. Anyway, semoga semuanya lancar & sukses. salam u/semua teman teman mapala UI, Himpas & kawan kawan lainnya…..

    Jadi ingat Mei 2003, bersama teman2 The Green Ranger/IGR serta Himpas Malang telah dipancangkan prasasti IN MEMORIAM GIE/IDHAN di puncak Mahameru, Semeru, tanpa bermaksud meng-kultusindividu-kan tapi lebih merupakan penghormatan kami kepada idealisme, semangat & nilai2 kemanusiaan universal yang terus mereka perjuangan selama hidup mereka.

    “Semoga, semangat & idealisme gie/idhan akan terus membara selamanya”

  34. 34
    Birman Girsang Says:

    selamat untuk teman2 panitia, tetap semangat dalam kebersamaan, sebenarnya pengen ikut, tetapi terbentur waktu, jadi ingat Agustus 1998 ke Semeru bareng anak2 Impala Brawijaya plus beberapa anak Mapala UNJ, semoga jiwa dan semangat Gie & Idhan tetap menyala dalam jiwa generasi uda Indonesia..Lestari…

  35. 35
    blogger semarang Says:

    Salam kenal dari blogger semarang, saya ingin share tentang penalaman saya di: Warung Kuliner Pecinta Alam Semarang

  36. 36
    arief adipati cerme Says:

    Salam Hangat untuk semua…
    Tolong Daftar nama yang ngikut kemaren di tampilin and kalo ada photo2 saat kegiatan berlangsung

  37. 37
    bamby "PAS" Says:

    trims buat rekan2 mapala ui
    yg udh buat acara ini.

    soalnya slm 40 thn smenjak kmatian-NYA,
    baru kali ini di adakan acara ini.
    skali lg,
    trims bwt rekan2 panitia.
    soalnya sya juga sngat mengidolakan “GIE”.
    dan alhmdullh sya juga bisa ikut memeriahkan acra itu.

    thanks jg buat mbak Dian Ekawati,
    see you ya mbak dian.

  38. 38
    kunt Says:

    kalau ada acara aku pasti datang

  39. 39
    paman gober Says:

    sayang gw ga bs ikut,padahal gw pengen bgt ikut…tapi walaupun begitu semangat soe hok gie tetap mengalir dlm darah saya…

  40. 40
    Ury Says:

    Hello aja dah

  41. 41
    anjar Says:

    tahun ini ada lg kan??
    gw mau berpartisipasi

  42. 42
    sachlan salehan Says:

    pesan untuk anak2 muda pencinta alam khususnya anak muda mapala UI bekata/ucaplah dengan benar apa yg di dengar dan di lihat dalam kegiatan di alam ciptaan ALLAH yg maha BESA

  43. 43
    yayan anjass Says:

    good luck wat acarnya …..salam lestarii….

  44. 44
    flo Says:

    dengan pengumuman ini secara resmi email 40th.gie@mapalaui.info saya tutup.

    terima kasih atas segala masukannya

    @bang lelon: sip bang, siap laksanakan!

    @anjar: ada sih, tapi tak sebesar tahun lalu

    admin