Leuser 1-How to Get There

Tulisan berikut berasal dari laporan tim pendakian Leuser Mapala UI yang dilakukan pada pertengahan Juni 2008. Tulisan ini dipublikasikan atas dasar minimnya informasi yang beredar di internet mengenai pendakian ke Gunung tersebut. Pada part 1 ini akan dijelaskan mengenai deskripsi mengenai Gunung Leuser itu sendiri dan bagaimana mencapai kesana. Terimakasih kepada anggota tim yang udah membuat laporan dengan berbagai gaya (feature dan kronologis). Artikel ini menyajikan keduanya. Handri.

Nama Gunung : Gunung Leuser
Ketinggian : 3.381 Mdpl
Temperatur Udara : Berkisar antara 21° - 28° C, dimana suhu minimum rata-rata 21,5 ºC dan suhu maksimum rata-rata 27,5 ºC
Curah Hujan : Berkisar antara 1.300mm - 4.600mm pertahun, selama musim kemarau curah hujan tidak pernah dibawah 100mm perbulan, dengan kelembaban antara 80 - 100 %.
Deskripsi : Gunung ini bukan merupakan gunung berapi. Terletak di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, masuk dalam Taman Nasional Gunung Leuser. Kawasan ini terletak dekat Kutacane, kurang lebih 100 km arah barat Medan yang dapat dicapai melewati jalan yang melalui Brastagi. Sungai Alas, dan jalan di-sepanjang sungai tersebut, membelah kawasan ini menjadi dua bagian, timur dan barat. Ekosistem Leuser mencakup daerah Kluet, Besitang, dan Trumon-Singkil. Tetapi kawasan yang dimaksud disini tidak mencakup daerah Trumon-Singkil, yang dipisahkan menjadi satu daerah penting bagi burung tersendiri. Bagian tertinggi di dalam kawasan ini adalah puncak G. Leuser (3.450 m), yang juga merupakan puncak kedua tertinggi di Sumatera. Selain itu terdapat pula beberapa daerah yang memiliki ketinggian di atas 3.000 m. Lembah Alas termasuk dalam kawasan ini dengan bagian tertingginya adalah G. Bendahara (2.997 m). Tipe habitat yang terdapat dalam kawasan ini antara lain hutan hujan dataran rendah selalu hijau, hutan hujan pegunungan bawah, dan hutan hujan pegunungan atas. Selain itu ada pula daerah lahan basah di daerah pesisir dan daerah yang ditanami (arable - 5%). Semak sub-alpin terdapat pada puncak-puncak gunung. Perladangan berpindah terutama terjadi di daerah Lembah Alas.

Keberangkatan (Jalur udara-darat):
Depok – Pasar Minggu , Bus Miniarta @ Rp 2.500,-/orang
Pasar Minggu – Bandara Soekarno Hatta, Bus DAMRI @ Rp 20.000,-/orang
Bandara Soekarno Hatta – Bandara Polonia Medan, Pesawat Air Asia @ Rp 636.900,-/orang
Airport tax Soekarno Hatta @ Rp 30.000,-/orang
Bandara Polonia Medan – Kedah, minibus KARSIMA @ Rp 130.000,-/orang

Kepulangan (Jalur Darat-Laut):
Kedah – Medan (Kampus USU), minibus KARSIMA @ Rp 130.000,-/orang
Kampus USU – Belawan, Angkot @ Rp 15.000,-/orang
Medan (Belawan) – Jakarta (Tg.Priok), KM KELUD II @ Rp 340.000,-/orang
Pelabuhan Tg Priok – Terminal Tg. Priok, carter Carry @ Rp 7.000,-/orang
Biaya Total per orang = Rp 1.311.400,-

Tulis Komentar